Artikel Agustus 2025

Cara Merawat Anak Anjing: Panduan Lengkap untuk Pemula

Selamat! Jika Anda sedang membaca artikel ini, kemungkinan besar Anda baru saja membawa pulang anak anjing yang menggemaskan atau sedang mempersiapkannya. Kedatangan anggota keluarga baru yang berbulu ini tentu membawa kebahagiaan, namun juga tanggung jawab besar. Anak anjing bukanlah sekadar hewan peliharaan; mereka adalah makhluk hidup yang membutuhkan perhatian, perawatan, dan kasih sayang agar tumbuh menjadi anjing dewasa yang sehat, bahagia, dan berperilaku baik.

Merawat anak anjing, terutama bagi pemula, bisa terasa menantang sekaligus menyenangkan. Mulai dari toilet training yang butuh kesabaran, hingga jadwal vaksinasi yang harus dipatuhi. Jangan khawatir! Panduan lengkap ini akan menemani Anda di setiap langkah, memastikan Anda siap menghadapi setiap momen indah bersama si kecil. Mari kita persiapkan diri untuk membangun fondasi terbaik bagi sahabat berbulu Anda!

cara merawat anak anjing
cara merawat anak anjing yang benar

Selamat Datang Anggota Keluarga Baru!

Membawa pulang anak anjing adalah awal dari petualangan yang tak terlupakan. Mereka hadir dengan energi melimpah, rasa ingin tahu yang besar, dan kebutuhan yang spesifik.

Mengapa Merawat Anak Anjing Membutuhkan Perhatian Khusus?

Anak anjing berada pada tahap perkembangan yang krusial. Sistem kekebalan tubuh mereka belum sempurna, mereka sedang belajar tentang dunia di sekitar mereka, dan perilaku mereka akan terbentuk berdasarkan pengalaman di masa ini. Perawatan yang tepat sejak dini akan menentukan kesehatan fisik dan mental mereka di masa depan. Ini adalah masa emas untuk membentuk kebiasaan baik dan ikatan yang kuat.

Persiapan Sebelum Anak Anjing Tiba di Rumah

Sebelum si kecil menginjakkan kaki di rumah Anda, ada beberapa hal yang perlu disiapkan agar transisinya mulus dan aman.

Kebutuhan Dasar Anak Anjing (Daftar belanja wajib)

Pastikan Anda sudah memiliki barang-barang esensial ini:

  • Makanan dan mangkuk makan/minum: Pilih makanan khusus anak anjing berkualitas tinggi. Mangkuk sebaiknya terbuat dari stainless steel atau keramik agar mudah dibersihkan.
  • Tempat tidur atau crate (kandang portabel): Berikan tempat yang nyaman dan aman bagi anak anjing untuk tidur dan merasa terlindungi. Pilih ukuran yang sesuai agar dia bisa berdiri, berputar, dan berbaring dengan nyaman.
  • Mainan kunyah dan interaktif: Mainan sangat penting untuk stimulasi mental, meredakan gatal gusi saat tumbuh gigi, dan mengalihkan perhatian dari barang-barang rumah tangga Anda.
  • Kalung, tali (leash), dan ID tag: Kalung dan tag identitas berisi nama dan nomor telepon Anda sangat penting untuk keamanan. Tali untuk jalan-jalan dan toilet training.
  • Perlengkapan grooming: Sikat khusus untuk bulu anak anjing Anda, sampo khusus anak anjing, gunting kuku, dan sikat gigi anjing.
  • Pembersih khusus noda hewan peliharaan: Untuk berjaga-jaga jika terjadi "kecelakaan" selama toilet training.

Menyiapkan Rumah yang Aman (Puppy-proofing)

Sama seperti menyiapkan rumah untuk bayi, Anda perlu membuat rumah aman bagi anak anjing:

  • Singkirkan barang berbahaya: Obat-obatan, produk pembersih, tanaman beracun (misalnya lili, azalea), cokelat, dan makanan manusia yang berbahaya harus jauh dari jangkauan.
  • Amankan kabel listrik dan bahan kimia: Anak anjing suka mengunyah, jadi lindungi kabel listrik dan pastikan semua bahan kimia disimpan di tempat yang aman.
  • Siapkan area khusus untuk anak anjing: Ini bisa berupa crate, area bermain dengan playpen, atau ruangan yang sudah di-puppy-proof. Area ini akan menjadi "markas" dan tempatnya merasa aman.

Makanan dan Nutrisi Optimal untuk Anak Anjing

Nutrisi adalah pondasi utama untuk pertumbuhan anak anjing yang sehat.

Memilih Makanan Anak Anjing yang Tepat

Pilih makanan kering atau basah yang diformulasikan khusus untuk anak anjing ("puppy formula"). Makanan ini mengandung rasio protein, lemak, vitamin, dan mineral yang tepat untuk mendukung pertumbuhan tulang, otot, dan perkembangan otak. Konsultasikan dengan dokter hewan jika Anda ragu memilih merek.

Jadwal dan Porsi Makan Anak Anjing

Anak anjing memiliki perut kecil dan metabolisme cepat, jadi mereka perlu makan lebih sering.

  • Anak anjing usia 8-12 minggu: 3-4 kali sehari.
  • Anak anjing usia 3-6 bulan: 2-3 kali sehari.
  • Anjing usia 6 bulan ke atas: 2 kali sehari (sesuai rekomendasi). Porsi makan harus sesuai dengan berat badan dan tingkat aktivitas anak anjing Anda. Selalu ikuti panduan di kemasan makanan dan sesuaikan jika anak anjing terlihat terlalu kurus atau terlalu gemuk.

Pentingnya Air Bersih dan Segar

Pastikan selalu tersedia air bersih dan segar dalam mangkuk yang mudah dijangkau anak anjing. Hidrasi yang cukup sangat vital untuk kesehatan mereka.

Hindari Makanan Berbahaya untuk Anjing

Beberapa makanan manusia sangat beracun bagi anjing, seperti cokelat, anggur, bawang, bawang putih, alpukat, dan xylitol (pemanis buatan). Selalu berhati-hati agar anak anjing tidak mengonsumsinya.

Kesehatan Anak Anjing: Vaksinasi, Deworming, dan Kunjungan Dokter Hewan

Aspek terpenting dalam perawatan anak anjing adalah menjaga kesehatannya.

Kunjungan Pertama ke Dokter Hewan

Segera setelah anak anjing Anda tiba di rumah (dalam beberapa hari pertama), jadwalkan kunjungan ke dokter hewan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, mengecek kesehatan umum, mendiskusikan riwayat kesehatannya, dan memulai program vaksinasi serta deworming.

Jadwal Vaksinasi Anak Anjing yang Perlu Anda Tahu

Vaksinasi adalah kunci untuk melindungi anak anjing dari penyakit mematikan. Anak anjing akan membutuhkan serangkaian vaksinasi awal dan kemudian booster tahunan. Jadwal umum meliputi:

  • Vaksin Distemper, Parvovirus, Hepatitis, Leptospirosis: Biasanya diberikan dalam beberapa dosis (misalnya pada usia 8, 12, dan 16 minggu).
  • Vaksin Rabies: Diberikan pada usia sekitar 12-16 minggu, wajib di banyak daerah. Dokter hewan Anda akan membuat jadwal vaksinasi yang tepat sesuai usia, kondisi dan risiko anak anjing Anda.

Pentingnya Pemberian Obat Cacing (Deworming) Rutin

Anak anjing hampir selalu memiliki cacing. Deworming rutin sangat krusial. Dokter hewan Anda akan merekomendasikan jadwal deworming, biasanya dimulai pada usia 2 minggu dan diulang setiap 2 minggu hingga usia 12 minggu, kemudian bulanan hingga 6 bulan.

Pencegahan Pinjal, Caplak, dan Cacing Jantung: Peran NexGard & NexGard Spectra

Melindungi anak anjing Anda dari parasit eksternal dan internal adalah bagian vital dari perawatan kesehatan.

  • NexGard: Untuk perlindungan terhadap pinjal dan caplak, NexGard adalah pilihan yang efektif. Ini adalah kunyahan lezat yang mudah diberikan dan mulai membunuh pinjal dalam waktu 8 jam dan caplak dalam 48 jam. Memberikan NexGard setiap bulan akan menjaga anak anjing Anda bebas dari parasit yang menyebabkan gatal, iritasi, dan bahkan penularan penyakit.
  • NexGard Spectra: Jika Anda menginginkan perlindungan yang lebih komprehensif, NexGard Spectra adalah solusi all-in-one yang sangat direkomendasikan. Hanya dengan satu kunyahan bulanan, NexGard Spectra melindungi anak anjing Anda dari:
    • Pinjal, caplak dan tungau.
    • Cacing jantung (heartworm), yang sangat berbahaya dan ditularkan oleh nyamuk.
    • Cacing gastrointestinal, seperti cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk. Dengan NexGard Spectra, Anda memberikan perlindungan menyeluruh yang menjaga anak anjing Anda tetap sehat dari berbagai ancaman parasit, baik di dalam maupun di luar tubuh. Selalu konsultasikan dengan dokter hewan Anda untuk dosis dan jadwal yang tepat sesuai usia dan berat anak anjing Anda.

Mengenali Tanda-tanda Anak Anjing Sakit

Waspadai tanda-tanda seperti lesu, muntah berulang, diare parah, kehilangan nafsu makan, batuk atau bersin berlebihan, atau kesulitan bernapas. Segera hubungi dokter hewan jika Anda melihat salah satu tanda ini.

Pelatihan Dasar untuk Anak Anjing

Memulai pelatihan sejak dini adalah kunci untuk membentuk anjing dewasa yang berperilaku baik.

Toilet Training (Pelatihan Buang Air): Langkah Demi Langkah

Ini dapat menjadi tantangan terbesar. Kuncinya adalah kesabaran dan konsistensi:

  • Membuat jadwal: Bawa anak anjing keluar (atau ke wee-wee pad) setiap 1-2 jam, setelah bangun tidur, setelah makan, dan sebelum tidur.
  • Mengenali tanda-tanda ingin buang air: Mengendus-endus lantai, berputar-putar, atau gelisah.
  • Pujian dan hadiah: Segera puji dan berikan treat saat ia buang air di tempat yang benar. Jangan pernah menghukum "kecelakaan" di dalam rumah.

Pelatihan Kandang (Crate Training): Manfaat dan Cara Melakukannya

Crate training bukanlah hukuman, melainkan cara untuk memberikan anak anjing tempat berlindung yang aman, membantu toilet training, dan mencegah perilaku merusak. Perkenalkan crate secara positif dengan mainan dan treat.

Melatih Perintah Dasar (Duduk, Diam, Datang)

Gunakan positive reinforcement (pujian, treats, mainan) dan sesi singkat (5-10 menit) yang menyenangkan. Konsistenlah dengan perintah dan isyarat.

Mengatasi Kebiasaan Menggigit Anak Anjing

Anak anjing menggigit karena eksplorasi dan gatal gusi. Berikan banyak mainan kunyah yang sesuai. Jika ia menggigit Anda, segera alihkan perhatiannya ke mainan kunyah. Jika gigitannya terlalu keras, hentikan interaksi sejenak ("ouch!") untuk memberinya sinyal.

Pentingnya Sosialisasi Sejak Dini

Paparkan anak anjing Anda pada berbagai pemandangan, suara, orang, dan anjing lain yang sudah divaksinasi dan sehat. Ini akan membantu mereka tumbuh menjadi anjing dewasa yang percaya diri dan ramah.

Grooming dan Kebersihan Anak Anjing

Menjaga kebersihan adalah bagian penting dari kesehatan anak anjing.

Mandi Anak Anjing: Kapan dan Bagaimana?

Mandi anak anjing hanya jika benar-benar kotor. Gunakan sampo khusus anak anjing yang lembut. Pastikan air hangat dan keringkan sepenuhnya untuk menghindari kedinginan.

Menyikat Bulu Rutin

Menyikat bulu beberapa kali seminggu membantu menghilangkan bulu mati, mencegah kusut, dan membangun ikatan antara Anda dan anak anjing.

Perawatan Telinga, Kuku, dan Gigi

  • Telinga: Periksa dan bersihkan telinga secara rutin (dengan produk yang direkomendasikan dokter hewan) untuk mencegah infeksi.
  • Kuku: Potong kuku secara teratur. Jika Anda tidak yakin, minta dokter hewan atau groomer untuk menunjukkan caranya.
  • Gigi: Mulailah menyikat gigi anak anjing Anda dengan sikat gigi dan pasta gigi khusus anjing sejak dini untuk membiasakan mereka.

Mengatasi Perilaku Umum Anak Anjing

Beberapa perilaku anak anjing bisa jadi menantang, tapi dengan pemahaman, Anda bisa mengatasinya.

Anak Anjing Menangis di Malam Hari

Wajar jika anak anjing menangis di malam pertama karena merindukan induk dan saudara-saudaranya. Berikan tempat tidur yang nyaman di dekat Anda (misalnya di crate di kamar tidur), dan biarkan ia tahu Anda ada di sana. Anda bisa menaruh botol air hangat atau selimut yang berbau induknya untuk kenyamanan.

Perilaku Merusak (Mengunyah, menggigit barang)

Ini seringkali karena kebosanan, energi berlebih, atau tumbuh gigi. Pastikan anak anjing memiliki banyak mainan kunyah yang sesuai dan mendapatkan stimulasi mental dan fisik yang cukup.

Kegelisahan Saat Ditinggal Sendiri (Separation Anxiety)

Anak anjing bisa merasa cemas saat ditinggal sendiri. Latih mereka secara bertahap untuk terbiasa ditinggal sebentar-sebentar, dimulai dari beberapa menit dan perlahan diperpanjang. Tinggalkan mainan atau treat kunyah saat Anda pergi.

Membangun Fondasi Hubungan Kuat dengan Anak Anjing Anda

Merawat anak anjing adalah sebuah perjalanan yang penuh pembelajaran, kesabaran, dan cinta. Dengan mempersiapkan diri dengan baik, memberikan nutrisi yang tepat, memastikan kesehatan mereka (melalui vaksinasi, deworming, serta perlindungan dari pinjal, caplak, dan berbagai jenis cacing dengan produk seperti NexGard atau NexGard Spectra), serta melatih dan mensosialisasikan mereka sejak dini, Anda telah memberikan awal terbaik bagi sahabat berbulu Anda. Ikatan yang Anda bangun di masa-masa awal ini akan menjadi dasar hubungan yang kuat dan penuh kasih sayang selama bertahun-tahun mendatang. Nikmati setiap momen berharga bersama anggota keluarga baru Anda!