Nexgard Spectra, Parasit Darah Anjing Bisa Sembuh
Rabies
Sudah bukan rahasia umum jika rabies adalah salah satu penyakit anjing yang bisa menular ke manusia. Rabies adalah gangguan neurologis yang terbilang mematikan dan menyerang bagian otak hingga syaraf pada manusia. Virus rabies ini bisa ditularkan oleh anjing kepada manusia melalui gigitan, cakaran, dan paparan air liur anjing rabies.
Untuk menghindari rabies, sebagai pemilik hewan harus rutin melalukan vaksinasi pada anjing. Vaksin rabies bisa diberikan secara teratur agar penyakitnya dapat dicegah, sehingga meminimalkan risiko buruk. Apalagi, rabies adalah penyakit yang sangat berisiko terkena hewan kesayangan.
Anda juga bisa mewaspadai anjing yang terkena rabies, seperti perubahan perilaku yang terlihat lebih agresif, kelelahan, penurunan nafsu makan, mata merah, dan lebih sering menyerang binatang lain maupun manusia.
Meskipun tidak semua perubahan perilaku termasuk tanda-tanda terkena rabies, tetapi sebaiknya periksakan kondisinya secara berkala. Hal ini mencegah anjing kesayangan terkena penyakit yang mematikan. Jika Anda terkena gigitan hewan, sebaiknya obati dengan baik atau periksakan ke dokter untuk mencegah tertular virus rabies.
Parasit Darah
Parasit darah termasuk penyakit mematikan untuk hewan apabila tidak ditangani dengan baik. Parasit darah disebabkan oleh parasit yang merusak sel-sel darah dalam tubuh, sehingga menyebabkan gangguan organ dalam seperti, hati, ginjal, hingga sum-sum tulang belakang.
Selain itu, kutu juga menjadi salah satu penyebab penyakit parasit darah. Saat kutu menggigit tubuh anjing, maka dapat menyebabkan terjadinya infeksi parasit darah. Lalu, apakah parasit darah anjing bisa sembuh?
Parasit darah bisa diobati bila mendapat penanganan yang tepat dan cepat. Jika penanganan terlambat , nyawa hewan tidak dapat tertolong. Penyakit ini bisa dicegah dengan memberikan obat kutu secara rutin yang dilakukan sebulan sekali. Misalnya, mengkonsumsi obat NexGard yang diulang selama sebulan sekali.
Toxocariasis
Selanjutnya adalah Toxocariasis yang disebabkan oleh parasit Toxocara sp pada anjing yang bisa menular ke manusia. Parasit ini hidup dalam usus anjing, lalu penularannya terjadi melalui telur cacing yang dikeluarkan melalui feses. Selalu perhatikan lokasi anak-anak bermain saat berada di luar rumah guna mencegah terpapar telur cacing penyebab toxocariasis.
Kurap
Siapa sangka jika kurap atau ringworm juga termasuk penyakit yang bisa menular dari anjing ke manusia. Penyakit ini disebabkan adanya infeksi jamur yang menyerang kulit, bulu, dan bagian kuku hewan.
Anjing yang terkena kurap biasanya ditandai dengan munculnya kebotakan pada area rambut yang berbentuk lingkaran. Jika sudah terjadi kondisi seperti ini, artinya bagian tubuh sudah terinfeksi. Ada pula gejala lainnya, yakni munculnya benjolan kecil layaknya jerawat pada tubuh anjing.
Umumnya kurap pada anjing akan muncul pada ujung telinga, wajah, ekor, dan kaki. Ringworm dapat tertular ketika melakukan kontak fisik dengan hewan yang sedang terinfeksi. Selain itu, penyakit ini bisa menular pada manusia apabila menyentuh barang yang sudah terpapar jamur ringworm.
Gejala yang terjadi pada manusia berupa munculnya bercak atau ruam berbentuk lingkaran yang terasa sangat gatal. Untuk mencegahnya, Anda harus menjaga imunitas tubuh dan menjaga kebersihan setelah memegang anjing kesayangan.
Jika sudah mengetahui penyakit apa saja yang berbahaya bagi anjing dan manusia, sebaiknya periksakan keadaan anjing ke dokter hewan secara berkala. Rutin memberikan anjing NexGard dan Nexgard Spectra guna mencegah kutu dan cacingan.
NexGard Spectra : KEMENTAN RI No. I. 20066511 PKM